Aksi Damai Mahasiswa, Santri, Pemuda, dan Pelajar Bela Kemerdekaan Palestina

21/10/2023 113 view Jogja Kini Panji Arkananta/Cerita Jogja

Yogyakarta - Mahasiswa, santri, pemuda, dan pelajar yang tergabung dalam gerakan Gerakan santri, pemuda, dan mahasiswa (GSPM) DIY menggelar aksi damai pembebasan Al Aqasha dan kemerdekaan Palestina di titik nol KM Yogyakarta pada Sabtu, 21 Oktober 2023.

Massa mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIB dengan membawa berbagai atribut, mulai dari bendera, poster, hingga logistik untuk mendukung jalannya aksi damai. Massa menyerukan takbir dan juga menyerukan pernyataan sikap atas aksi brutal Israel terhadap rakyat Palestina. Gerakan santri, pemuda, dan mahasiswa (GSPM) DIY menyatakan sikap sebagai berikut :

1. Mengecam keras tindakan pendudukan (kolonialisasi) Zionis Israel terhadap Palestina sebagai kejahatan kemanusiaan (crime against humanity) yang harus ditindak tegas oleh Mahkamah Pindana Internasional (ICC).
2. Menuntut tindakan tegas dari pihak pemerintahan yang berwenang untuk mendukung Kemerdekaan Palestina sebagai Negara yang bedaulat.
3. Menyerukan pemboikotan terhadap produk-produk Israel dan produk yang mendukung penjajahan Israel (Amerika, Inggris, Prancis, dll).
4. Mengajak seluruh pihak untuk melakukan penggalangan dana dan memanjatkan do'a kepada rakyat Palestina.

Tragedi kemanusiaan Palestina kembali memuncak setelah serangan perlawanan yang diluncurkan pasukan HAMAS pada 7 Oktober 2023. Serangan perlawanan yang disebut sebagai Taufan Al-Aqsha ini merupakan respon perlawanan Palestina atas penyerangan dan pendudukan Israel sejak 1948. Hingga saat ini korban jiwa dari pihak Palestina tercatat sebanyak 4.137 jiwa dengan 1.524 diantaranya adalah anak-anak. 

Sudah seharusnya Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengambil tindakan tegas terhadap Israel, terutama pada serangan Rumah sakit Baptis al-Ahli di Gaza pada 17 Oktober 2023. Serangan tersebut berupa aksi pengeboman yang menewaskan 500 korban jiwa, namun militer Israel membantah bahwa serangan yang diluncurkan ke Rumah sakit Baptis al-Ahli bukan berasal dari mereka melainkan salah sasaran oleh pasukan Jihad Islam Palestina. (Panji Arkananta)