Percepat Penelitian Covid-19, UGM-BIN Jalin Kerja Sama

07/05/2020 164 view Jogja Kini Dok. UGM/Cerita Jogja

Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Badan Intelijen Negara (BIN) RI melakukan penandatanganan kerja sama terkait Covid-19 dan Penyakit Infeksi Virus Lainnya.

Selain itu, kedua belah pihak juga turut menandatangani nota kesepahaman terkait Penelitian Percepatan Penanganan Penyakit Infeksi dengan Potensi Kejadian Luar Biasa dan Pandemi.

Sekretaris Umum BIN RI, Komjen (Pol) Bambang Sunarwibowo menyebutkan kerja sama ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap lembaga penelitian di Indonesia. Hal tersebut utamanya dalam menanggapi situasi pandemi Covid-19 ini.

“Pandemi ini memang sebuah permasalahan kesehatan, tetapi kini telah merembet ke bidang-bidang lainnya, seperti sosial, keamanan, serta ekonomi. Maka dari itu, permasalahan ini perlu kerja sama dengan semua pihak untuk menyelesaikannya, termasuk masyarakat pada umumnya,” paparnya, di Balairung UGM, Kamis (7/5/2020).

Bambang mengatakan BIN memilih UGM karena melihat potensi penelitiannya. Menurutnya, saat ini UGM juga secara aktif melakukan berbagai upaya terkait penanggulangan Covid-19. 

“Oleh karenanya, kami yakin UGM akan membawa hasil positif  dan dapat menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UGM, Prof Panut Mulyono mengungkapkan UGM memang memiliki sumber daya manusia yang melimpah, termasuk di antaranya  pakar-pakar terkait virus dan penyakit-penyakit lainnya. Namun, ia mengaku bahwa UGM secara fasilitas penunjang penelitiannya masih kurang jika dibanding negara-negara maju.

“Negara-negara di dunia kini tengah berlomba-lomba melakukan penelitian untuk menemukan vaksin Covid-19. Kami di UGM juga tengah melakukan penelitian tersebut, tetapi masih tertinggal karena kurangnya fasilitas," kaa Panut.

"Bantuan dari BIN ini dapat memperkuat penelitian-penelitan di UGM serta memfasilitasi agar dapat berkompetisi menemukan pengobatan Covid-19 ini. Dengan demikian akar permasalahan Indonesia tersebut akan segera teratasi,” pungkasnya. (ian)