Fakta Penyebab KA Argo Semeru Anjlok, KAI Masih Melakukan Penyelidikan

19/10/2023 119 view Jogja Kini Panji Arkananta/Cerita Jogja

Kulon Progo - Anjloknya kereta api (KA) Argo Semeru di  jalur hulu Stasiun Sentolo - Stasiun Wates pada (17/10) kini mendapatkan titik terangnya. Kecelakaan yang mengakibatkan korban luka 32 orang diduga karena bantalan rel kereta api yang mengalami erosi.

Hingga saat ini KAI bersama dengan pihak-pihak terkait seperti KNKT, Kemenhub, dan Kepolisian masih terus menyelidiki penyebab dari anjloknya KA Argo Semeru.

"Polri mencatat sekitar 31 orang luka-luka akibat kecelakaan KA Argo Semeru dan KA Argo Wilis di Kalimenur, Kulon Progo, Selasa (17/10). Para korban telah dievakuasi ke RS Queen Latifa, Kulonprogo. Sementara penumpang lainnya dievakuasi menggunakan kereta bandara. Diketahui penyebab kecelakaan KA Argo Semeru rute Surabaya Gubeng-Gambir dipicu oleh masalah pada bantalan rel kereta api yang mengalami erosi. Sehingga saat kereta melintasinya, kerikil pada bantalan rel mengakibatkan gerbong menjadi miring dan kereta pun anjlok", demikian pernyataan yang dilansir dari postingan Instagram @divisihumaspolri pada (18/10).

Dalam rilis PT. KAI pada (18/10), disampaikan bahwa dampak dari tragedi ini menyebabkan beberapa KA mengalami keterlambatan kedatangan, di antaranya : 

1. KA 17 (Semeru), relasi Surabaya Gubeng - Gambir  datang 00.35 lambat 295 menit
2. KA 55 (Gajayana), relasi Surabaya Gubeng - Gambir  datang 05.00 lambat 110 menit
3. KA 9 (Argo Dwipangga), relasi Solo - Gambir  datang 05.07 lambat 97 menit
4. KA 57 (Brawijaya), relasi Malang – Gambir datang 07.06 lambat 127 menit
5. KA 59 (Bima), relasi Surabaya Gubeng – Gambir, diperkirakan datang 09.44 lambat 224 menit
6. KA 139 (Senja Utama Yogyakarta), relasi Yogyakarta – Pasar Senen, datang 01.43 lambat 40 menit
7. KA 87 (Senja Utama Solo), relasi Solo – Pasar Senen, datang 04.14 lambat 79 menit
8. KA 103 (Singasari), relasi Yogyakarta – Pasar Senen, datang 07.07 lambat 58 menit

Kompensasi juga akan diberikan bagi para penumpang kereta yang terdampak dari anjloknya KA Argo Semeru & KA Argo Wilis. KAI akan memberikan kompensasi berupa pengembalian bea (refund) apabila KA-nya mengalami keterlambatan. Refund tiket dapat dilakukan di seluruh stasiun online hingga H+7 dari tanggal keberangkatan.

"KAI menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang tidak diinginkan oleh semua pihak tersebut. KAI dengan pihak-pihak terkait terus melakukan upaya normalisasi jalur agar perjalanan kembali lancar", tutup Agus dalam rilis pada (18/10). (Panji Arkananta)