Ini Alasanya Mengapa DIY Tidak Berlakukan PSBB

09/04/2020 82 view Jogja Kini Bagus Kurniawan/Cerita Jogja

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY belum akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Alasannya jumlah kasus Covis-19 di DIY masih stabil dan tidak menunjukkan peningkatan signifikan.

"Kami bersama kabupaten/kota maupun Forkopimda tadi sudah sepakat belum waktunya kita menerapkan PSBB," jelas Sri Sultan di Kantor Gubernur DIY di Kepatihan.

Sultan mengatakan Pemda DIY sudah menerapkan prinsip-prinsip dasar PSBB selama masa Sosial Distancing. Pemda DIY mengimbau tidak boleh adanya kerumunan dan kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang, meminta masyarakat mengkarantina mandiri selama 14 hari.

"PSBB itu sebenarnya juga sudah dilakukan, hanya saja kita menggunakan istilah tanggap darurat. Sejak penetapan tanggap darurat, masyarakat mulai melakukan pembatasan mandiri" tegas Sultan.

Pihaknya juga sudah meminta jajaran dan pemerintah desa untuk mendata para pemudik yang datang ke wilayahnya. Para pemudik diminta melakukan isolasi mandiri 14 hari.

Sultan juga menginstruksikan untuk meningkatkan pendataan dan pengawasan pergerakan para pemudik terutama yang berstatus ODP dan PDP.

"Kita tidak tahu apakah akan ada lonjakan pemudik dari Jakarta atau tidak. Karena itu, kami meminta kerja sama semua kabupaten/kota dan aparat terkait untuk bersama-sama melakukan pengawasan pemudik," imbuh Sri Sultan.

Sultan pun mengimbau warga Yogyakarta yang tengah merantau untuk tidak mudik ke kampung halamannya. Sebab, tidak bepergian adalah upaya paling rasional dan nyata untuk memutus mata rantai COVID-19.